Abdul Muin Machzal Bin Mahmud. (1942 - 2017)
Bosan akan tema berikut ini ?Persetan, aku tak peduli
karena hari ini hanya puisi
mediaku untuk menuangkan emosi
Aku akan berpikir logis
Tak berkait dengan langit yang menangis
Masalah dengan penurunan yang drastis ?
Maka kurakit pemikiran yang kritis
Ketika tuhan telah menegur hati
Semua mendadak teringat ilahi
lupa akan dosa yang terlewati
berpikir spontan akan solusi
didorong rasa takut ditinggal pergi
Dengan tanda hanya dalam satu hari
Membuat suatu takdir terbukti
Akan waktu yang tak bisa dihindari
Aku tahu, aku akan kau tinggalkan
Namun kau tetap menjadi patokan
Dari apa yang kau harapkan
dan yang aku coba wujudkan
Maafkan atas semua kesalahan
Terimakasih atas segala pengorbanan
Yang kau sampaikan dengan kesabaran
Dan kini kau kuikhlaskan
Bersamaan dengan kesabaran
Yang sama dengan yang kau berikan
Yaa, hari ini 15 mei 2017, 11.48 pagi menjelang siang, kakek gue meninggal dunia. dan puisi diatas ? gak nyambung ? maaf yaa mungkin karena perasaan gue lagi campur aduk. tapi yaa gimana lagi ? Semua emang udah diatur gak ada lagi yang bisa gue lakuin selain nyoba merealisasikan harapan kakek gue yaitu lulus dari Perguruan Tinggi dan bikin bangga keluarga.
No comments:
Post a Comment